---
title: "Ridwan Kamil:  Pembangunan Infrastruktur Digenjot Pasca Pandemi"
description: "LINESTV.ID, KABUPATEN MAJALENGKA . Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil optimistis tahun 2022 kondisi pandemi COVID-19 akan membaik. Dengan demikian, pihaknya bisa kembali fokus membangun infrastruktur…"
type: "article"
published: "2022-03-06T23:40:53.000Z"
modified: "2022-03-06T23:40:53.000Z"
categories: ["Jawa Barat"]
image: "https://jabarutama.com/media/wp/2022/03/Ridwan-Kamil-Pembangunan-Infrastruktur-Digenjot-Pasca-Pandemi.jpeg"
url: "https://jabarutama.com/berita/ridwan-kamil-pembangunan-infrastruktur-digenjot-pasca-pandemi"
markdown: "https://jabarutama.com/berita/ridwan-kamil-pembangunan-infrastruktur-digenjot-pasca-pandemi.md"
language: "id"
---

# Ridwan Kamil:  Pembangunan Infrastruktur Digenjot Pasca Pandemi

LINESTV.ID, KABUPATEN MAJALENGKA . Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil optimistis tahun 2022 kondisi pandemi COVID-19 akan membaik.

Dengan demikian, pihaknya bisa kembali fokus membangun infrastruktur yang selama dua tahun ini sempat terhenti akibat refocusing anggaran untuk penanganan COVID-19.

"Tahun 2022 ini, Insya Allah, kita bisa melewati pandemi ini," ucapnya saat menghadiri Penutupan Pengajian Rutin Jumat Wage Pondok Pesantren Lirboyo V di Desa Tegalaren, Kecamatan Ligung, Kabupaten Majalengka, Jumat (4/3/2022).

Ia menuturkan, apabila pemerintah pusat telah menetapkan status pandemi menjadi endemi, maka COVID-19 akan dianggap seperti penyakit flu biasa karena tidak membahayakan lagi. Menurutnya, perubahan kearah endemi sudah mulai terlihat salah satunya dari rendahnya tingkat keterisian rumah sakit walaupun kasus meningkat.

"COVID-19 suatu hari akan sama dengan penyakit flu biasa. Meski penyakit ini tetap hadir, tapi tidak membahayakan lagi," ujar pria yang akrab disapa Kang Emil.

Selama dua tahun pandemi COVID-19, Pemda Provinsi Jabar menghentikan sejumlah proyek pembangunan karena anggarannya dialihkan untuk penanganan COVID-19, maupun bantuan sosial. Bahkan Jabar sempat kehilangan pendapatan sekitar Rp 5 triliun karena pembatasan aktivitas perekonomian.

"Kami hilang Rp 5 triliun oleh COVID-19 yang seharusnya itu untuk membangun jalan dan infrastruktur lainnya karena anggarannya ditarik dulu untuk menyelamatkan nyawa dan bansos," tutur Kang Emil.

Ia memastikan, bila situasi COVID-19 telah membaik dan perekonomian kembali sepenuhnya pulih, maka pembangunan di Jabar akan kembali digenjot. Sejumlah rencana pun telah disiapkan seperti membangun jembatan, pengaspalan jalan, hingga pembangunan rumah-rumah ibadah.

"Pasca pandemi kita akan fokus lagi membangun jembatan, pengaspalan, membangun gedung pesantren dan infrastruktur lainnya yang selama dua tahun ini tertahan," jelas Kang Emil.

---
Sebelumnya: [Menpora Tetapkan Jawa Barat  Sebagai Sentra Pembinaan Atlet](https://jabarutama.com/berita/menpora-tetapkan-jawa-barat-sebagai-sentra-pembinaan-atlet.md) · Selanjutnya: [Sempat Tumbang Akibat Pandemi, UMKM Kota Bandung Mulai Bangkit](https://jabarutama.com/berita/sempat-tumbang-akibat-pandemi-umkm-kota-bandung-mulai-bangkit.md)
