Latest: Perkuat Kaderisasi Generasi Muda, DPW LDII Jawa Barat Siapkan Indonesia Emas 2045Ketua DPW LDII Jabar Minta Generasi Muda Berani Melawan Kelemahan Jadi PemenangHari Juang Polri, Jejak Perjuangan Arif Wachjunadi Mengungkap Sejarah Polisi Republik IndonesiaPeringati HUT Ke-81 RI, LDII Tekankan Pentingnya Menjaga Persatuan di Era DigitalKetua DPW LDII Jabar Pimpin Upacara Kemerdekaan Khidmat Di Wilayah Kabupaten Bekasi

Geger , Gempa Cianjur Ditotalkan Lebih dari 100 Kali

Jabar Utama

LINESTV.ID, Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto mengatakan gempa di Kabupaten Cianjur sudah terjadi hingga ratusan kali. Pasca gempa yang menimpa Cianjur berkekuatan 5.6 magnitudo Barat Daya Cianjur yang menghancurkan Kabupaten Cianjur pada Senin (21,11/2022).


Sementara itu Badan Penanggulan Bencana (BNPB) melakukan pemutakhiran data korban gempa yang terjadi hingga saat ini tercatat ada 62 korban meninggal dunia , 92 orang mengalami luka dan 5.405 warga mengungsi selain memakan korban jiwa gempa ini juga menyebabkan kerugian material total infrastruktur yang rusak total 22.198 unit .


“Pemutakhiran data sementara yang berhasil dihimpun, untuk wilayah Kabupaten Cianjur, korban meninggal dunia 289 jiwa yang terindifikasi identitasnya adlah sebanyak 128 jenazah, 1.083 orang luka-luka dan 58.362 warga mengungsi kesejumlah titik,” Terang Plt Kepala Pusat Data Informasi dan Komunikasi Kebencnaan BNPB, Abdul Muhari, Selasa (22/11/2022) dilansir dari Instagram haluanmedia.


Letjen TNI Suharyanto menyebutkan bahwa gempa telah dirasakan masyarakat Kabupaten Cianjur sebanyak 122 kali. Dan menurutnya aka nada gempa susulan dengan kekuatan atau magnitudo yang kecil.


Penanganan bencana pasca gempa di Kabupaten Cianjur masih tetap dikerahkan ,sementara percepatan pencarian korban akibat longsor di cijedil oleh tim gabungan hingga kerahkan empat excavator dan anjing pelacak kelokasi pencarian korban longsor .


Menurutnya pengungsi sudah mendapatkan fasilitas lebih baik, tenda besar telah didirikan baik dari BNPB,TNI,Polri dan bantuan lembaga lainnya.

Reporter : Nayla Khairani Putri

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Tulis komentar

0/1000