Latest: Perkuat Kaderisasi Generasi Muda, DPW LDII Jawa Barat Siapkan Indonesia Emas 2045Ketua DPW LDII Jabar Minta Generasi Muda Berani Melawan Kelemahan Jadi PemenangHari Juang Polri, Jejak Perjuangan Arif Wachjunadi Mengungkap Sejarah Polisi Republik IndonesiaPeringati HUT Ke-81 RI, LDII Tekankan Pentingnya Menjaga Persatuan di Era DigitalKetua DPW LDII Jabar Pimpin Upacara Kemerdekaan Khidmat Di Wilayah Kabupaten Bekasi

LDII Bandung Gelar Capacity Building, Regenerasi dan Ketertiban Ibadah

Jabar Utama

Pangandaran — Kegiatan Capacity Building DPD LDII Kabupaten Bandung resmi dibuka oleh Ketua Dewan Penasehat, H. Yayat Hernawan BSc, pada Sabtu sore, 6 Desember 2025. Acara berlangsung di lantai dua Aula Hotel Mustika Ratu, Pangandaran, sekitar pukul 15.00 WIB, setelah rombongan menyelesaikan kunjungan ke destinasi wisata Batu Hiu.

Dalam sambutannya, Yayat menegaskan pentingnya daya juang para pengurus LDII—baik di tingkat DPD, PC, maupun PAC—untuk mengembangkan organisasi. Ia meminta seluruh pengurus memberdayakan potensi terbaiknya, mulai dari tenaga, harta, hingga pemikiran, serta menjaga konsistensi agar semangat tidak hanya berkobar sesaat.

Yayat menyoroti fakta bahwa banyak pengurus LDII saat ini berusia di atas 60 tahun—yang ia istilahkan dengan “meninggalkan dunia hitam”, merujuk pada rambut yang mulai memutih. Kondisi itu, kata Yayat, menjadi sinyal kuat perlunya regenerasi agar estafet kepemimpinan berjalan berkelanjutan.

Ia mengingatkan bahwa LDII berasaskan Pancasila dan UUD 1945, sehingga seluruh aktivitas organisasi harus memperkuat kehidupan berbangsa dan mencerminkan sikap moderat, tertib, dan harmonis.

Yayat juga menyinggung pentingnya pemahaman struktur organisasi hingga mengenali pimpinan di tiap tingkatan. Ia bahkan memberi contoh bagaimana sebagian warga masih keliru menyebut nama Ketua DPD LDII Bandung.

Dalam kesempatan itu, Yayat menekankan pentingnya pendidikan agama sebagai pondasi karakter generasi LDII. Ia mendorong orang tua mempertimbangkan boarding school demi memperkuat pemahaman agama anak. Yayat juga menyinggung keberadaan Himpunan Pendidik Bandung Raya (HPB) dengan proyek percontohan PSDI – Pondok Schooling Darul Ilmi.

Ia kemudian mengajak seluruh peserta untuk menyatukan langkah dalam membangun organisasi. “Satu pedoman, satu tujuan, dalam satu kegiatan—agar kita mampu menopang organisasi ini dengan lebih baik,” tegasnya.

Acara ditutup dengan peresmian kegiatan Capacity Building bertema “Membangun SDM Profesional Religius dan Berkarakter untuk LDII yang Lebih Maju dan Mandiri.”

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Tulis komentar

0/1000