Latest: Perkuat Kaderisasi Generasi Muda, DPW LDII Jawa Barat Siapkan Indonesia Emas 2045Ketua DPW LDII Jabar Minta Generasi Muda Berani Melawan Kelemahan Jadi PemenangHari Juang Polri, Jejak Perjuangan Arif Wachjunadi Mengungkap Sejarah Polisi Republik IndonesiaPeringati HUT Ke-81 RI, LDII Tekankan Pentingnya Menjaga Persatuan di Era DigitalKetua DPW LDII Jabar Pimpin Upacara Kemerdekaan Khidmat Di Wilayah Kabupaten Bekasi

LDII Majalengka Gelar Silaturahim dan Studi Tiru ke Bandung

Jabar Utama

Majalengka – Pengurus Pondok Fathul Huda bersama Ketua LDII Majalengka melaksanakan kegiatan silaturahim dan studi tiru ke Yayasan Nurul Hakim Bandung Timur, Minggu (10/5/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya peningkatan kualitas pengelolaan pondok dan pengembangan dakwah di era digital.

Dalam kunjungan tersebut, rombongan berdiskusi mengenai berbagai praktik baik yang diterapkan Yayasan Nurul Hakim, terutama terkait metode dakwah berbasis digital serta penguatan manajemen dewan guru agar lebih tertata, profesional, dan berkelanjutan.

Ketua LDII Majalengka menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk saling berbagi pengalaman dan memperluas wawasan dalam pengelolaan lembaga pendidikan keagamaan.

“Melalui silaturahim dan studi tiru ini, kami ingin belajar dari pengalaman yang sudah berjalan baik, khususnya dalam penguatan sistem manajemen dan pemanfaatan teknologi untuk dakwah,” ujarnya.

Selain itu, diskusi juga membahas pentingnya adaptasi terhadap perkembangan zaman, termasuk strategi komunikasi yang efektif melalui media sosial dan platform digital, tanpa meninggalkan nilai-nilai utama pendidikan karakter.

Pihak Pondok Fathul Huda berharap hasil kunjungan ini dapat diterapkan secara bertahap untuk meningkatkan mutu pembelajaran, tata kelola kelembagaan, serta kualitas dakwah di lingkungan pondok.

Kegiatan ditutup dengan harapan agar kerja sama dan komunikasi antarlembaga terus terjalin, sehingga dapat memberikan dampak positif bagi pengembangan pendidikan dan pembinaan generasi muda yang berilmu dan berakhlak.

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Tulis komentar

0/1000