LDII Garut Gelar MUSDA VIII, Bupati Tekankan Jabatan Adalah Amanah untuk Masyarakat
Garut (16/05) – Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin mengapresiasi kontribusi DPD LDII Kabupaten Garut dalam membangun kehidupan sosial dan keagamaan masyarakat. Hal itu disampaikannya saat menghadiri pembukaan MUSDA VIII LDII Kabupaten Garut di Pendopo Kabupaten Garut, Sabtu (16/5/2026).
Dalam kesempatan itu, Abdusy Syakur Amin menilai fasilitas masjid yang dimiliki PC dan PAC LDII di berbagai wilayah sudah tertata dengan baik dan berpotensi menjadi pusat pembinaan masyarakat.
Menurutnya, masjid tidak hanya berfungsi sebagai tempat ibadah, tetapi juga dapat dimanfaatkan sebagai sarana mempererat ukhuwah dan kebersamaan sosial.
“Masjid jangan hanya digunakan untuk ibadah, tetapi juga menjadi tempat membangun kebersamaan, ukhuwah, dan kegiatan sosial kemasyarakatan,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan bahwa setiap jabatan dalam organisasi merupakan amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab.
“Jabatan harus diwujudkan dalam bentuk kemaslahatan dan manfaat bagi masyarakat,” katanya.
MUSDA VIII LDII Kabupaten Garut mengusung tema “Mengokohkan Peran LDII dalam Membangun Garut Hebat yang Humanis dan Berkeadaban”. Kegiatan tersebut diikuti sekitar 400 peserta dari pengurus dan perwakilan LDII se-Kabupaten Garut.
Forum MUSDA menjadi agenda strategis organisasi untuk menyampaikan laporan pertanggungjawaban kepengurusan sebelumnya, memilih ketua periode berikutnya, serta menyusun program kerja organisasi.
Ketua DPD LDII Kabupaten Garut periode 2021-2026, Sugiri mengatakan MUSDA menjadi momentum penting memperkuat arah pengabdian organisasi kepada masyarakat.
“Tema yang kami usung merupakan komitmen LDII dalam membangun masyarakat yang religius, rukun, dan berkarakter,” ujarnya.
Kegiatan tersebut juga dihadiri Ketua DPW LDII Jawa Barat, unsur Kesbangpol, MUI, KNPI, FKUB, serta unsur TNI dan Polri sebagai bentuk dukungan terhadap sinergi organisasi kemasyarakatan dengan pemerintah daerah.

