LDII Jabar Matangkan Gerakan Masjid Hijau Bersama Tiga Biro Strategis
Sumedang – DPW LDII Jawa Barat menggelar musyawarah persiapan dan pelaksanaan Program Gerakan Masjid Hijau di Graha Aulia Jatinangor (GAJ), Sumedang, Sabtu (6/6/2026). Kegiatan tersebut melibatkan Biro Lingkungan Hidup dan Sumber Daya Alam (LISDAL), Biro Teknologi Informasi, Aplikasi dan Telematika (TIAT), serta Biro Pendidikan Keagamaan dan Dakwah (PKD).
Musyawarah yang dipimpin Ketua Biro LISDAL DPW LDII Jawa Barat, Yurinaldi, itu menjadi langkah awal untuk menyinergikan program dan menyusun strategi pelaksanaan Gerakan Masjid Hijau di Jawa Barat.
Selain pengurus dari tiga biro terkait, kegiatan tersebut juga akan dihadiri perwakilan Departemen PKD DPP LDII, Wilnan. Kehadirannya diharapkan dapat memberikan arahan dan masukan terkait pengembangan program yang mengintegrasikan aspek lingkungan, sosial, dan pemberdayaan masyarakat.
Yurinaldi mengatakan Gerakan Masjid Hijau merupakan salah satu upaya mendorong peran masjid tidak hanya sebagai pusat ibadah, tetapi juga sebagai pusat edukasi dan kepedulian terhadap lingkungan.
“Melalui musyawarah ini, kami ingin membangun kesamaan visi serta memperkuat kolaborasi antarbidang agar program dapat berjalan efektif dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujarnya.
Gerakan Masjid Hijau diharapkan mampu mendorong pengelolaan lingkungan yang lebih baik di lingkungan masjid, termasuk penguatan budaya bersih, penghijauan, pengelolaan sampah, serta pemanfaatan teknologi yang mendukung keberlanjutan lingkungan.
Dengan melibatkan berbagai bidang di lingkungan LDII, program tersebut diharapkan dapat menjadi model pemberdayaan masyarakat berbasis masjid yang selaras dengan upaya pelestarian lingkungan dan pembangunan berkelanjutan.

