News

LDII Jabar Gelar Rakorwil, Ketum DPP LDII Dorong Organisasi Satset Respons Perubahan

Sumedang – Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Provinsi Jawa Barat menggelar Rapat Koordinasi Wilayah (Rakorwil) di Graha Aulia, Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Sabtu (25/4/2025). Kegiatan ini menjadi ajang konsolidasi untuk menyelaraskan program kerja antara pusat dan daerah di tengah dinamika nasional dan global.

Ketua Umum DPP LDII, H. Dody Taufiq Wijaya, dalam arahannya menekankan pentingnya postur organisasi yang lincah atau agile. Ia menyebut kepengurusan LDII saat ini mengusung konsep fresh look agar lebih gesit dan responsif terhadap perubahan.

“Nanti juga komplit dengan tipe-tipe kepengurusan, ada yang konseptor atau thinker, eksekutor, dan juga ambassador yang mampu berkomunikasi dengan para tokoh,” ujar Dody.

Ia juga memaparkan rencana strategis LDII melalui kolaborasi dengan Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (PDT) dalam program “Desa Binaan Tematik”. Dalam program tersebut, LDII akan mengusulkan dua hingga tiga desa sebagai percontohan, dengan warga LDII menjadi motor penggerak pembangunan.

Selain itu, Dody menginstruksikan seluruh jajaran untuk menjalankan delapan program pengabdian LDII, meliputi bidang kebangsaan, keagamaan dan dakwah, pendidikan umum, kesehatan, ekonomi syariah, ketahanan pangan dan lingkungan, teknologi digital, serta energi baru terbarukan.

Menurutnya, pelaksanaan program tersebut harus dilakukan secara kolaboratif bersama pemerintah, akademisi, dan organisasi kemasyarakatan lainnya.

Di tengah situasi global yang tidak menentu, termasuk fluktuasi harga bahan bakar minyak (BBM), Dody mengingatkan warga LDII agar tidak mudah terpengaruh hoaks dan isu yang memecah belah.

“Ikuti informasi yang benar, tetap tenang, dan jaga kerukunan serta kekompakan,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua DPW LDII Jawa Barat, Dicky Harun, menegaskan komitmen daerah dalam menindaklanjuti arahan pusat. Ia memaparkan sejumlah langkah taktis, seperti percepatan pembangunan kantor DPD dan pelaksanaan program capacity building.

Dicky juga menekankan pentingnya distribusi hasil Musyawarah Nasional (Munas) dan Musyawarah Wilayah (Muswil) hingga ke tingkat bawah, serta penguatan konsolidasi melalui kunjungan DPW ke DPD.

“Kami juga mendorong agar kegiatan Rakorwil bisa direplikasi di tingkat daerah bersama PC dan PAC,” ujarnya.

Ia menambahkan, LDII Jawa Barat telah meresmikan Penggerak Pembina Generus (PPG) sebagai kelompok kerja (Pokja), serta tengah mempersiapkan Musyawarah Daerah (Musda) di Kabupaten Garut dan Bandung.

Selain itu, Dicky mengingatkan pentingnya sinergi antara Dewan Penasihat (Wanhat) dan pengurus dalam mengelola dukungan, termasuk hibah yang diterima daerah.

Melalui Rakorwil ini, LDII Jawa Barat diharapkan semakin solid dalam menjalankan amanah organisasi, mencetak generasi berakhlakul karimah, serta berkontribusi nyata bagi pembangunan bangsa.